Halal lifestyle BRUNEI
LIFESTYLE (gaya hidup) adalah suatu hal yang menunjukkan bagaimana orang hidup, bekerja, pola tingkah lakunya, minat dan bagaimana membelanjakan uangnya, dan bagaimana mengalokasikan waktu.
Gaya hidup juga mencerminkan keseluruhan pribadi yang berinteraksi dengan lingkungan. Sedangkan halal, bila kita perluas ruang lingkup halal dalam arti hal yang dibolehkan dan sah menurut hukum Islam maka, halal tak cuma menyangkut makanan dan minuman melainkan juga melampaui bahkan merefleksikan semua aspek dalam kehidupan kita.
Dengan mengonsumsi produk halal, membuat kita selalu dalam keadaan sadar dan bijaksana karena bebas alkohol, sehat, bersih (higienis). Jadi esensinya halal bukan sekadar dibolehkan atau sah menurut hukum Islam tetapi pada saat yang bersamaan juga halal mengandung arti bahwa apa pun yang kita lakukan atau kita makan harus barang yang murni, bersih secara higienis, menyehatkan, baik (wholesome) atau tayyib dan dapat dibenarkan secara moral.
Maka dari itu dapat disimpulkan bahwa halal sebagai gaya hidup adalah pola hidup seseorang yang dinyatakan dalam kegiatan atau aktivitas yang halal, minat dan pendapatnya dalam membelanjakan uangnya untuk makan, minum dan kesenangan lainnya secara halal dan bagaimana mengalokasikan waktu juga secara halal.
Halal lifestyle atau disebut juga dengan “gaya hidup halal”, saat ini tengah menjadi tren global. Banyak negara-negara di berbagai belahan dunia tengah berupaya menerapkan sistem halal lifestyle dalam kehidupan sehari-hari. Pertumbuhan industri halal di dunia sampai saat ini terus meningkat. Diperkirakan tahun 2019 makanan halal bernilai US$ 2,537 miliar atau 21 persen dari pengeluaran global.
Brunei Darussalam, negeri yang memiliki luas hampir sama seperti Bali ini adalah negara muslim dimana kamu tidak akan kesulitan untuk menemukan kuliner halal yang bisa dijumpai di restoran-restoran halal di Brunei. Masakan Melayu, India, China, dan Jepang sangat mempengaruhi kuliner di Brunei.
kuliner halal di Brunei :
Ambuyat : Ambuyat merupakan salah satu hidangan Brunei yang bemar-benar otentik dan digemari oleh masyarakat Brunei. Ambuyat berasal dari batang pohon sagu dan disantap dengan cara menggulungnya dengan garpu bambu atau chandas lalu dicelupkan keberbagai jenis saus. Biasanya disajikan bersama ikan bakar atau rebus.

Hati Buyah. Hati buyah terbuat dari paru-paru, daging atau limpa sapi yang ditumis dengan campuran rempah-rempah, kecap, dan menawarkan rasa pedas dan yang lainnya.Dibeberapa kedai dan pedagang kaki lima, hati buyah disajikan dengan cara ditusuk menggunakan bambu atau tusuk sate.

Belutak. Makanan ini berupa daging sosis yang dibumbui rempah-rempah serta asam dan umumnya berwarna hitam. Belutak sering disantap dengan nasi biasa, nasi goreng atau nasi tumis, dan dijadikan oleh-oleh.

Pulut Panggang. Pulut panggang adalah jenis hidangan yang sangat lezat, terbuat dari beras ketan, santan, gula, dan garam yang dimasak mendidih kemudian dibungkus menggunakan daun pisang dan dipanggang di atas bara api. Umumnya, diberi isian daging iris atau ikan yang telah dibumbui.

Kuih Bahulu. Kuih bahulu terdiri dari kue bolu yang dibuat dalam cetakan besi panas. Ini adalah kue tradisional yang biasanya disajikan pada Hari raya. Kue ini memang dikenal sebagai kue ‘rakyat’ karena dapat bertahan selama hampir dua minggu apabila disimpan dalam ruangan atau wadah yang sejuk.

Restoran Halal di Brunei Darussalam
Roti Culture
Seri Damai Restaurant & Catering

Kaizen Sushi

Aminah Arif restaurant

Gwad Basha

Its a Grind Coffee House

Pondok Sari Wangi

Noralizah & Iskandar House of Curry

Tarindak D'Seni

Cheezbox restaurant

Taj Kitchen

3 Destinasi Terhangat untuk Wisatawan Muslim di Brunei Darussalam
Masjid Sultan Omar Ali Saifuddin adalah salah satu masjid yang berada di atas sungai Brunei, dan disebut sebagai desa di perairan Kampong Ayer. Dibangun di atas laguna buatan di tepian sungai, masjid tersebut nampak lebih menarik wisatawan, daripada peziarah untuk beribadah. Masjid ini dibangun oleh Sultan ke 28 di tahun 1958, sejak dibangun sudah menjadi acuan jamaah muslim untuk travelling dan beribadah. Sebab, arsitektur masjid sangat mengaggungkan dengan gaya Mughal dan Malay. Selain itu, Anda bisa melihat pemandangan Bandar Seri Begawan yang mengaggungkan.

Tasek Merimbun
Pemandangan hijau dan sejuk akan memanjakan mata selama di sana. Selain itu, bisa menyambangi tempat perlindungan kalelawar berkerah putih yang hanya bisa ditemukan di sana

Pantai Serasa
Brunei Darussalam juga punya pantai yang bisa dijadikan medium terbaik untuk aktivitas olahraga air. Sebab, kawasan ini menghadirkan ragam wahana bermain yang seru banget seperti parasailing, flying fish hingga jet ski.
Brunei Wajibkan Pedagang Makanan Miliki Sertifikat Halal
Menurut perintah, semua pedagang diminta menerapkan Sertifikat Halal bagi tempat makanan atau Ijin Halal bagi setiap produk berdasarkan kesesuaian jenis bisnis yang dijalankan, tulis Bernama. Hal itu diinformasikan Kementerian Agama Brunei dengan menekankan setiap individu yang ingkar dapat dikenakan hukuman denda maksimum B $ 8.000 (sekitar Rp 78 juta) atau penjara sampai dua tahun setelah perintah pelaksanaan diberlakukan.Pihak Kementerian Agama dalam sebuah pernyataan juga mengatakan, untuk tempat yang ingin menjual makanan haram untuk pelanggan non Muslim, maka pemiliknya harus terlebih dahulu mendapatkan surat pengecualian khusus dari Bagian Pengendalian Makanan Halal.
Peraturan terbaru juga mewajubkan pedagang memasang tanda pemberitahuan/pengumuman di pintu masuk bahwa mereka menjual makanan tidak halal (alias untuk pelanggan non Muslim saja), dan melarang keras masuknya pelanggan Muslim menikmati hidangan di tempat tersebut.
Brunei, Malaysia, Singapura dan Indonesia bersepakat mengeluarkan sertifikasi halal bersama, sehingga makanan, obat-obatan dan kosmetik yang sudah mendapat sertifikat halal di satu negara, maka halal juga di tiga negara lainnya.
Perusahaan Farmasi Brunei Produksi Kosmetik Halal
Dunia bisnis kosmetik halal semakin meriah. Sejak sejumlah pengusaha dari berbagai negara terjun ke bidang ini secara serius seperti Korea Selatan dan Australia, kini Brunei Darussalam juga ikut serta.Simpor Pharma Sdn Bhd adalah perusahaan farmasi yang pertama kali mendapatkan sertifikat halal. Saat ini perusahaan tersebut sedang dalam tahap pembicara dengan berbagai calon perusahaan rekanan di beberapa negara yang tertarik untuk memproduksi kosmetika halal.
Seperti dikutip dari halalfocus, saat ini Simpor Pharma yang banyak menghasilkan suplemen makanan itu telah memproduksi sendiri koleksi kosmetik halalnya untuk pasar lokal. Beberapa di antaranya adalah produk berbasis hidrasi untuk kulit yang lebih awet muda dan produk pemutih kulit. Saat ini perusahaan ini telah mengantongi sertifikasi halal dari Brunei, Malaysia dan Indonesia yang bisa bekal untuk merentangkan sayap bisnisnya. "Setiap sertifikasi halal akan menentukan seberara besar upaya yang kami lakukan untuk integritas kehalalan produk kami," katanya. "Kami akan mengekspor ke manapun bisa kami capai." Simpor Pharma didirikan pada 2013 untuk memproses produk farmasi sesuai aturan syariah, untuk diekspor ke pasar Muslim di Asia. Perusahaan bernilai $26 juta atau sekitar Rp 342 triliun itu juga sedang menjalin kerja sama dengan Canadian Firm Viva Pharmaceutical Inc. Selain kosmetik, Simpor Pharma juga memproduksi minuman berenergi, pembersih tangan tanpa air dan suplemen makanan.
impor Pharma Sdn Bhd, pabrik farmasi pertama milik kesultanan Brunei mulai memperluas basis klien lokal dengan membuat produk yang tersedia di supermarket dan outlet ritel lainnya.
Perusahaan yang bernilai $26 juta ini, merupakan sebuah usaha bersama antara Canadian Firm Viva Pharmaceutical Inc, dana ekuitas swasta Aureous (Brunei) Capital Sdn Bhd, dan sekelompok investor lokal. Didirikann perusahaan farmasi ini, bertujuan untuk menghasilkan obat-obatan yang halal sesuai syariah untuk diekspor ke pasar Muslim di Asia.


Komentar
Posting Komentar