TUGAS kasus AIDS



KASUS
1.           Tuan W dirawat diruang medikal bedah karena diare sudah sebulan tak sembuh-sembuh meskipun sudah berobat ke dokter. Pekerjaan Tn W adalah supir truk dan dia baru saja menikah dua tahun yang lalu. Tn W mengatakan bahwa dia diare cair ±15 x hari dan BB menurun 7 kg dalam satu bulan serta sariawan mulut tak kunjung  sembuh meskipun telah berobat dan tidak nafsu makan. Hasil foto thorax ditemukan pleural effusi kanan, hasil laboratorium sebagai berikut : Hb 11 gr/dL, leukosit 20.000/Ul, trombosit 160.000/UL, LED 30 mm, Na 8 mmol/L, K 2,8 mmol/L, Cl 11o mmol/L, protein 3,5. Hasil pemeriksaan ditemukan TD 120/80 mmHg, N 120x/mnt, P 28x/menit, S 390C, konjungtiva anemis, sklera tak ikterik, paru-paru : ronchi +/+ dan wheezing +/-. Diagnosa Medis pada kasus diatas adalah AIDS


LAPORAN KASUS
BAGIAN 1. ASSESMEN
A.     ANAMNESIS
1.       IDENTITAS PASIEN

Nama           : Tn W
No RM      : -
Umur           : 42 th
Ruang       :
Sex              : Laki-laki
Tgl Masuk : -
Pekerjaan    : supir truk
Tgl Kasus  :
Pendidikan  : -
Alamat       : -
Agama        : -
Diagnosis medis  : AIDS

2.       Berkaitan dengan Riwayat Penyakit


Keluhan Utama
sariawan mulut
BB menurun 7 kg
diare cair ±15 x hari
pleural effusi kanan
tidak nafsu makan
Riwayat Penyakit Sekarang
AIDS

Riwayat Penyakit Dahulu           
-

Riwayat Penyakit Keluarga
-







  1. Berkaitan Dengan Riwayat Gizi

Data Sosioekonomi

Penghasilan   :  -                                                       
Jumlah anggota keluarga :-
Suku : -
Aktifitas fisik
Jumlah jam kerja  : -                        Jumlah jam tidur sehari :-
Jenis olahraga      : -                         Frekuensi  :-
Alergi makanan
Makanan                  : -                                          
Jenis diet khusus     :
Yang Menganjurkan : -
Alasan                      : -

Masalah gastro intestinal
diare (ya/tidak), tidak nafsu makan (ya/tidak),mual (ya/tidak), muntah(ya/tidak), anorexia (ya/tidak), tidak nafsu makan (ya/ tidak)
Penyakit kronik
Jenis penyakit  :                        Modifikasi diet  : -
Jenis dan lama pengobatan : -
Kesehatan mulut
sariawan mulut
Pengobatan
Vitamin/mineral/suplemen gizi lain : -
 Frekuensi dan jumlah : -
Perubahan berat badan
Bertambah/berkurang  : menurun 7 kg                     lamanya :     1 bln                
 disengaja /tidak : -
Mempersiapkan makanan
Fasilitas memasak                      : -
Fasilitas menyimpan makanan   : -
Riwayat / pola makan
-

 

Kesimpulan :(diagnosis medis, sosek, aktifitas, gangguan gastrointestinal,  pola makan dll)
Dihadapkan pada px berumur 65 th dan dalam keadaan diare cair 15 x sudah sebulan tak kunjung sembuh, sariawan mulut tak kunjung sembuh dan tidak nafsu makan.


B. ANTROPOMETRI

 

TB/PB
170 cm
Rentang Lengan
-cm
Tinggi lutut
-cm
Berat Badan
65  kg
LLA
- cm

Kesimpulan
IMT px adalah 22,50 termasuk underweight untuk ukuran Laki-laki

C.PEMERIKSAAN BIOKIMIA

Pemeriksaan urin/darah

Satuan/
Nilai Normal
Awal Masuk RS
Keterangan
HB
Leukosit
Trombosit
Na
K
C1
LED
14  gram%
5-11 .000/ MM3

135-145 mEq/ DI
3,5-5 mmol/ L
481,7 mmo1/L
0,8 mm/jam
11 gr/Dl
20.000 / U1
160.000 / U1
8 mmo1/L
2,8 mmo1/L
110 mmo1/L
30 mm
Rendah
Tinggi
Rendah
Rendah
Rendah
tinggi

Kesimpulan :
P.x mengalami Anemia

D. PEMERIKSAAN FISIK

1.       Kesan Umum : sadar (composmatic)   Mata : konjungtiva anemis, sklera tak ikterik
2.       Vital Sign :   - Tensi : 120/80  mmHg  - Respirasi: 28x/menit     - Nadi : 28x/mnt   
                         - Suhu : 39˚C paru-paru : ronchi +/+ dan wheezing +/-.
       3.Diagnosa Medis pada kasus diatas adalah AIDS

Kesimpulan :
Pasien sadar namun mengalami demam dan brakikardia.

E. ASUPAN ZAT GIZI.
            Hasil Recall  24 jam diet : -
      Tanggal:
      Diet  RS: ……...............……………………

Implementasi

Energi (Kcal)
Protein (gr)
Lemak (gr)
KH (gr)

Asupan oral

-
3,5
-
-

Asupan Enteral

-
-
-
-

Infus

-
-
-
-
Kebutuhan
-



Keb AKG
2625
65
73
394
% Asupan
-
-
-
-

            Kesimpulan:


F. Terapi Medis

Jenis Obat/tindakan

Fungsi
Interaksi d7engan zat gizi

 



 



 



 





BAGIAN 2. DIAGNOSIS GIZI

Problem Gizi
1.       Domain Intake :
NI-5-7.1 Asupan protein tidak adekuat

2.       Domain Clinical :
NC-3.2  berat badan kurang

3.       Domain Behavior :
NB-1.5  Kesalahan atau gangguan pola makan

Kesimpulan
NI-1.2  Asupan Energi tidak adekuat

NI-5-7.1 Asupan protein tidak adekuat b.d asupan protein px yang belum memenuhi kebutuhan d.d asupan protein px 3,5 g

NC-3.2 Berat badan kurang b.d berat badan pasien yang menurun sebulan sebelum operasi bedah d.d penurunan berat badan 7 kg ketika diare  dan IMT sebesar 22,50
NB-1.5 Kesalahan atau gangguan pola makan b.d asupan makan pasien tidak sampai standar kecukupan





BAGIAN 3. INTERVENSI GIZI

 

A.     PLANNING


1.   Terapi Diet                          : Diet AIDS I
      Bentuk makanan                  : Biasa/ lunak
      Cara pemberian                   : Oral         
2.   Tujuan Diet:
- mengatasi gelaja diare, intoleransi laktosa, mual dan muntah
- meningkatkan kemampuan untuk memusatkan perhatian yang terlihat pada pasieb dapat membedakan antara gejala anorexia, perasaan kenyang, perubahan indrapengecap dan kesulitan menelan
3. Syarat / prinsip Diet:
 1.   Energi tinggi, pada perhitungan kebutuhan energi, diperhatikan faktor stress, aktivitas fisik, dan kenaikan suhu tubuh.
2. protein tinggi untuk memelihara dan mengganti, jaringan sel tubuhyang rusak. Pemberian protein disesuaikan bila ada kelainan ginjal dan hati.
3. lemak cukup, yaitu 10-25 % dari kebutuhan energi total. Jenis lemak disesuaikan dengan toleransi pasien. Apabila ada malabsorpsi lemak digunakan lemak dengan ikatan rantai sedang.
4. vitamin dan mineral tinggi, yaitu 1 ½ kali (150%) angka kecukupan Gizi yang dianjurkan ( AKG), terutama vitamin A1, B12, C, E, Folat, Kalsium, Magnesium, Seng, dan Selenium.
5. serat cukup : gunakan yang mudah cerna.
6. makanan diberikan dalam porsi kecil dan sering.
7. hindari makanan yang merangsang pencernaan baik secara mekanik, termik maupun kimia.

1.       Perhitungan Kebutuhan energi dan zat gizi
BMR = 66 + (13,7 x BB) + (5 x TB) – (6,8 x U)
   =66 + (13,7 x 65) + (5 x 170) – (6,8 x 42)
   =66 + 890,5 + 850 – 285,6
   =1520,9 kkal
E = BEE x Fa x Fs
E = 1520,9 x 2,10 x 1,3
    = 4152,06  kkal
P = 15 % x 4152,06 : 4
   = 15,570 g
L = 10 % x 4152,06 : 9
   = 4613,4 g
KH = 70 % x 4152,9 : 4
   = 72,675 g

Pembahasan Preskripsi Diet :
Jenis diet            : AIDS
Bentuk makanan : biasa/ lunak
Cara pemberian  : oral
Pemesanan        : nb AIDS

2.       Rencana monitoring dan evaluasi

Yang diukur
Pengukuran
Evaluasi/ target
Antropometri
BB
TB
berkala

Normal
Biokimia
HB
Leukosit
Trombosit
Na
K
C1
LED
berkala

Normal

Klinik
Konjungtiva
Tensi
berkala
Normal
Asupan zat gizi
Energi, Protein, Karbohidrat

Setiap hari
Memenuhi kebutuhan asupan

6.   Rencana Konsultasi Gizi                        :
Masalah gizi :
sariawan
Anemia
BB menurun
Tekanan darah rendah
diare

Tujuan     :
Memenuhi asupan E, P, KH
Menurunkan frekuensi mual muntah
Meningkatkan kadar Hb
Meningkatkan tekanan darah
Menaikkan berat badan

Konseling gizi :
Memberikan makanan dalam porsi kecil dan sering
sariawan dicegah dengan pemberian makanan yang biasa / lunak
Meningkatkan Hb dengan pemberian makanan tinggi Fe dan istirahat yang cukup

  1. SIMPULAN DAN SARAN


waktu
menu
bahan makanan
URT
Berat (gr)
energi(kkal)
Protein (gr)
lemak(gr)
KH(gr)


pagi
mie kering
mie rebus kering
5 sdm
50
162,5
4,8
3,2
28,3

telur ceplok
telur ayam
1 btr
60
114,6
7,2
9,1
0,6

minyak
minyak kelapa sawit
1/2 sdm
3
25,9
0
3
0

tepung terigu
tepung terigu
1 sdm
10
36,4
1,.0
0,1
7,6

tahu
tahu
1 ptg
45
34,2
3,6
2,2
0,9

sayur bayam
bayam
3 sds
50
6,0
0,8
0,1
0,9

susu skim
susu skim
1 gls
100
35,0
3,4
`0,2
4,9

gula
gula pasir
1 sdm
10
38,7
0
0
10,0

pisang
pisang ambon
1 bh
100
92,0
1,0
0,5
23,4

selingan pagi
bubur sumsum
tepung beras
1 mgk
90
31,5
0,3
0,8
6.,0

gula
gula merah
2 sdm
20
75,2
0
0
19,5

martabak
martabak
1 ptg
40
127,6
3,1
7,2
12,4

makaroni
makaroni
5 sdm
30
105,9
3,6
0,5
21,2

margarine
margarine
1 sdm
10
71,0
0
8.,0
0

telur
telur ayam
1  btr
60
93,0
7,6
6,4
0,7

teh manis
teh
1 gls
100
13, 0
0
0
3,2

gula
gula pasir
1 sdm
10
38,7
0
0
10,0

siang
bubur nasi
nasi
1 mgk
100
73,0
1,3
0,1
16,0

semur tahu
tahu
1 ptg
40
54,8
5,5
1,8
4,2

hati
hati sapi
3 sdm
49
78,9
12.,0
2,4
1,7

margarine
margarine
1/2 sdm
5
35,5
0
4,0
0

teh manis
teh
1 gls
100
13,0
0
0
3,4

gula
gula pasir
1 sdm
10
38,7
0
0
10,0

pepaya
pepaya
1 ptg
100
39.,0
0,6
0.,1
9,8

selingan sore
roti bakar meises
roti putih
2 lbr
40
113,6
3,4
1,7
21.,0

telur
telur ayam bag. Kuning
1 btr
25
69,5
4,8
5,2
0.,6

minyak
minyak kelapa sawit
1 sdm
10
86,2
0
10.,0
0

jus jeruk
jeruk manis
1 gls
100
83.,0
0,2
0.,1
21,8

malam
gula
gula pasir
1 sdm
15
58.,0
0
0
15.,0

nasi tim
nasi
1 mgk
100
117.,0
2,2
0,2
25,7

daging ayam
ayam
1 ptg
40
114.,0
10,8
7,6
0

semur tahu
tahu
1 ptg
40
54,8
5,5
1,8
4,2

teh manis
teh
1 gls
100
13.,0
0
0
3,2

gula
gula pasir
1 sdm
10
38,7
0
0
10.,0


selingan malam

pisang ambon
pisang ambon
1 bh
100
92.,0
1.,0
0,5
23,4

susu skim
susu skim
1 gls
90
31,5
3,1
0.,2
4,4

gula
gula pasir
1 sdm
10
38,7
0
0
10.,0

roti manis
roti putih
2 lbr
40
114.,0
3,2
1,1
22,7

TOTAL
2458,1
89,8
78
356,7

Menu untuk penyakit HIV/ AIDS





Komentar

Postingan Populer